Analisis Faktor Pengaruh Keamanan Barang Selama Proses Transit pada Layanan Ekspedisi JNE di Purwakarta
DOI:
https://doi.org/10.33197/jlscc.v5i1.3681Kata Kunci:
Keamanan Barang, Proses Transit, Jaminan Pengiriman, Ekspedisi JNE, PurwakartaAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penanganan petugas, ketepatan pengiriman, sistem pelacakan, keamanan fasilitas, dan jaminan pengiriman terhadap keamanan barang selama proses transit pada layanan ekspedisi JNE di Kabupaten Purwakarta. Metode yang digunakan adalah kuantitatif empiris dengan paradigma positivistik, di mana sampel sebanyak 96 responden dipilih melalui teknik purposive sampling dan data dianalisis menggunakan Structural Equation Modelling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS) melalui software SmartPLS 4. Hasil analisis dan pembahasan menunjukkan nilai R-Square sebesar 0,503, mengindikasikan bahwa kelima variabel independen secara simultan mampu menjelaskan 50,3% variasi keamanan barang. Secara parsial, hanya variabel jaminan pengiriman yang berpengaruh positif dan signifikan (P=0,012), sedangkan penanganan petugas (P=0,060), ketepatan pengiriman (P=0,649), sistem pelacakan (P=0,170), dan keamanan fasilitas (P=0,409) tidak berpengaruh signifikan. Kesimpulan penelitian menegaskan kepastian perlindungan finansial sebagai faktor terpenting, sehingga disarankan agar manajemen JNE Purwakarta merestrukturisasi prioritas sumber daya untuk mempermudah alur klaim asuransi serta mengedukasi transparansi proteksi barang dengan tetap menjaga standardisasi operasional gudang. Implikasi teoretis membuktikan adanya pemisahan persepsi konsumen bahwa teknologi pelacakan dan fasilitas fisik kini hanya menjadi standar wajib (must-have), sementara implikasi praktisnya menunjukkan bahwa jaminan hukum dan finansial menjadi pemicu utama rasa aman pelanggan sekaligus pemacu komitmen internal perusahaan dalam memperketat kontrol operasional.
Referensi
Alfa, A. A. G., Rachmatin, D., & Agustina, F. (2017). Analisis Pengaruh Faktor Keputusan Konsumen dengan Structural Equation Modeling Partial Least Square. Jurnal Eurekamatika, 5(2), 59–71.
Chadha, V. K. (2026). Sample Size Determination in Health Studies. NTI Bulletin, 42, 55–62.
Fakhirah, N. R., Wibowo, K. M. P., Sihombing, E. H. G., & Tarina, D. Y. (2025). Penyelesaian Sengketa Non-Litigasi Antara Konsumen dan JNE Express atas Kesalahan Pengiriman Barang (Studi Kasus Pengiriman di Kota Malang). Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi, 2(11), 856–870.
Fikri, A. (2024). Analisis Resiko Kegagalan Sistem Logistik Pelabuhan dan Dampaknya terhadap Efisiensi Pengiriman Barang. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(23), 1073–1079.
Henseler, J., Hubona, G., & Ray, P. A. (2016). Using PLS path modeling in new technology research: Updated guidelines. Industrial Management & Data Systems, 116(1), 2–20. https://doi.org/10.1108/IMDS-09-2015-0382
Kumar, S., Lochab, A., & Mishra, M. (2021). The impact of business model innovation (BMI) and organisational values on firm performance: Mediating role of corporate sustainability. Corporate Sustainability-A New Paradigm, 32(3), 56–71.
Rezzikal, I. F., Lasse, Da., & Iryatie, M. (2020). Fungsi Gudang Transit dan Pendistribusian Barang Kebutuhan Kapal Charter. Jurnal Manajemen Bisnis Transportasi Dan Logistik, 6(1), 67. https://doi.org/10.54324/j.mbtl.v6i1.444
Setiawan, R., Sugihartanti, N. P., & Ibadurrahman, M. I. (2024). Sistem Manajemen Gudang Bebasis Web dengan Teknologi Barcode Scanner pada Industri Manufaktur: Sebuah Kajian Literatur. Integrasi: Jurnal Ilmiah Teknik Industri, 9(2), 124–135. https://doi.org/10.32502/integrasi.v9i2.181










