Perbaikan Operasional Gudang untuk Mengurangi Komplain Pelanggan menggunakan Six Sigma DMAIC

Penulis

  • Erik Sutendi Universitas Widyatama
  • Riki Ridwan Margana Universitas Widyatama

DOI:

https://doi.org/10.33197/jlscc.v5i1.3588

Kata Kunci:

FMEA, Forecasting Holt, Inventory control, Komplain Pelanggan, Six Sigma DMAIC, Warehouse Management System

Abstrak

Perusahaan X merupakan perusahaan distributor alat rumah tangga yang menghadapi permasalahan pada operasional gudang dan pengendalian persediaan. Tingginya komplain pelanggan menunjukkan bahwa proses operasional gudang di Perusahaan X belum berjalan secara optimal sehingga memengaruhi kualitas pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kategori komplain yang menjadi prioritas perbaikan, menganalisis faktor penyebab komplain, serta merumuskan usulan perbaikan operasional gudang untuk mengurangi komplain pelanggan. Penelitian menggunakan metode Six Sigma dengan pendekatan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Tahap Define dilakukan dengan mengidentifikasi permasalahan dan menentukan Critical to Quality (CTQ) berdasarkan data komplain pelanggan. Tahap Measure menggunakan Pareto Chart, serta perhitungan Defect per Opportunity (DPO), Defect per Million Opportunities (DPMO), dan nilai sigma. Hasil pengukuran menunjukkan tingkat komplain sebesar 0,57% dari 81471 transaksi dengan kapabilitas proses sebesar 4,1 sigma. Diagram Pareto menunjukkan lima kategori komplain dominan yang menyumbang 84,42% dari total komplain. Tahap Analyze menggunakan Fishbone Diagram untuk mengidentifikasi akar penyebab komplain. Tahap Improve mengusulkan penerapan Warehouse Management System (WMS) berbasis barcode, SOP pengelolaan informasi produk marketplace, dan metode 5S. Selanjutnya, tahap Control dilakukan melalui SOP operasional Gudang, checklist Monitoring dan audit berkala untuk memantau proporsi komplain secara berkelanjutan. Usulan perbaikan diharapkan mampu meningkatkan efektivitas operasional gudang dan mengurangi komplain pelanggan.

Referensi

Affandi, R., Nafiisah, S. S., Gultom, S. R., & Niska, D. Y. (2026). Pengembangan Warehouse Management System dengan Integrasi Barcode Scanner Untuk Meningkatkan Efisiensi Proses Inbound dan Outbound. Djtechno: Jurnal Teknologi Informasi, 7(1), 155–166. https://doi.org/10.46576/djtechno.v7i1.8599

Franciska, N. (2025). Analisis Faktor-Faktor Penyebab Terjadinya Selisih Jumlah Stock Barang digudang PT. Solo Murni Boyolali Menggunakan Metode 5W+1H dan Fishbone Diagram. JURNAL ILMIAH EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI, 2(2), 74–87.

Gaspersz, V. (2007). Lean six sigma for manufacturing and service industries: Strategi dramatik reduksi cacat/kesalahan, biaya, inventori dan lead time dalam waktu kurang dari 6 bulan. Gramedia Pustaka Utama.

Gustiawan, F. (2023). Perancangan Sistem Kerja Dengan Warehouse Management System Berbasis QR Code Untuk Mengurangi Kesalahan Pengiriman Produk Plug Cap di PT XYZ. INDUSTRIKRISNA, 12(1), 90–96. https://doi.org/10.61488/industrikrisna.v12i1.284

Maukar, A., Marcela, A., & Ratum, A. S. (2025). Increasing the Stock Taking Process Accuracy for ISO 9001 Quality Management System Fulfilment at 2W EV Manufacturer, Cikarang, West Java. Jurnal Sistem Teknik Industri, 27(2), 92–104. https://doi.org/10.32734/jsti.v27i2.18981

Mokobombang, M. G., & Kusumawati, N. (2023). Impact of Product Description, Product Photo, Rating, and Review on Purchase Intention in E-commerce. Journal of Consumer Studies and Applied Marketing, 1(2), 137–147. https://doi.org/10.58229/jcsam.v1i2.100

Pradana, H. A., Wahyuningsih, S., Novita, E., Humayro, A., & Purnomo, B. H. (2019). Identifikasi Kualitas Air dan Beban Pencemaran Sungai Bedadung di Intake Instalasi Pengolahan Air PDAM Kabupaten Jember. JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN INDONESIA, 18(2), 135. https://doi.org/10.14710/jkli.18.2.135-143

Pramudya, A., & Choiriyah, C. (2021). Standar Operasional Prosedur Di Bank Sumsel Babel Cabang Lahat. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah (JIMPA), 1(1), 71–84.

Rhomazani, S. O., Silviah, S., Sipayung, O. S., & Panjaitan, A. (2025). A, Literature Literature Review Penggunaan Warehouse Management System (WMS) terhadap Akurasi Order Picking di Gudang. Jurnal Manajemen, Bisnis Dan Kewirausahaan, 5(3), 543–556. https://doi.org/10.55606/jumbiku.v5i3.6165

Syahroyyan, S., & Kostini, N. (2025). Implementasi Warehouse Management System pada PT XYZ. LOGISTIK, 18(01), 150–164. https://doi.org/10.21009/logistik.v18i01.51413

Uusitalo, K., Hakala, H., & Kautonen, T. (2008). Customer complaints as a source of customer-focused process improvement: A constructive case study. International Journal of Business Science and Applied Management, 3(1), 1–13. https://doi.org/10.69864/ijbsam.3-1.21

Wirakanda, G. G., & Putri, I. S. (2020). Analisis Penanganan Keluhan Pelanggan (Studi Kasus di Kantor Pos Bandung 40000). Jurnal Bisnis Dan Pemasaran, 10(2), 1–11.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-31

Cara Mengutip

Sutendi, E., & Margana, R. R. (2026). Perbaikan Operasional Gudang untuk Mengurangi Komplain Pelanggan menggunakan Six Sigma DMAIC. Jurnal Logic: Logistics & Supply Chain Center, 5(1), 60–72. https://doi.org/10.33197/jlscc.v5i1.3588

Artikel Serupa

1 2 3 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.