DAMPAK PERILAKU CASHLESS GENERASI Z TERHADAP ADAPTASI PEDAGANG KAKI LIMA DI KOTA PEKALONGAN
DOI:
https://doi.org/10.33197/jbme.vol23.iss2.2025.3291Keywords:
Generasi Z, Perilaku Cashless, Pedagang Kaki Lima, QRIS, Adaptasi DigitalAbstract
ABSTRAK
Perkembangan teknologi digital telah menggeser pola transaksi masyarakat Indonesia, dengan Generasi Z menjadi penggerak utama tren cashless. Fenomena ini menciptakan tekanan bagi pedagang kaki lima (PKL), termasuk di Kota Pekalongan, untuk beradaptasi dengan sistem pembayaran digital seperti QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). Penelitian kualitatif ini bertujuan menganalisis dampak perilaku cashless Generasi Z terhadap adaptasi PKL, serta mengidentifikasi tantangan dan strategi adaptasi yang dikembangkan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi nonpartisipan terhadap enam pedagang yang telah mengadopsi QRIS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan langsung dari konsumen Generasi Z merupakan pendorong utama penerapan QRIS. Kendala utama yang dihadapi meliputi penundaan notifikasi, ketergantungan pada jaringan internet, dan persyaratan administratif yang rumit. Untuk mengatasinya, pedagang mengembangkan strategi adaptasi berupa kolaborasi sosial, pembelajaran mandiri, dan persaudaraan pembayaran (tuna dan non-tuna). Temuan ini mengkonfirmasi Teori Difusi Inovasi Rogers, dengan proses adopsi yang berlangsung secara bertahap. Disimpulkan bahwa meski menghadapi tantangan, PKL berhasil merespons tren cashless melalui mekanisme adaptasi yang mempertahankan daya saing usaha.
Kata kunci: Generasi Z, Perilaku Cashless, Pedagang Kaki Lima, QRIS, Adaptasi Digital.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Arvin Fathan Hirzi, Putri, Versiandika

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Submission of a manuscript implies that the submitted work has not been published before (except as part of a thesis or report, or abstract); that it is not under consideration for publication elsewhere; that its publication has been approved by all co-authors. If and when the manuscript is accepted for publication, the author(s) still hold the copyright and retain publishing rights without restrictions. Authors or others are allowed to multiply the article as long as not for commercial purposes. For the new invention, authors are suggested to manage its patent before published. The license type is CC-BY-SA 4.0.







