Strategi Pengembangan Bisnis Warung Makan Warkos di Kota Salatiga

Authors

  • Marthinus Lois Putra Laka Universitas Kristen Satya Wacana
  • Bayu Nuswantara Universitas Kristen Satya Wacana

DOI:

https://doi.org/10.33197/jabe.vol9.iss2.2023.1497

Keywords:

Analisis SWOT, strategi pengembangan bisnis, Warkos

Abstract

Warkos di Salatiga bergerak di bidang kuliner dengan varian makanan minuman. Jenis penelitian di lakukan deskriptif kualitatif, menggunakan Teknik trianggulasi sumber. Teknik analisis data menggunakan IFE, EFE ,pencocokan data IFE dan EFE , Analisis SWOT. Hasil dari penelitian ini menunjukan faktor internal yang mengembangkan Warkos adalah menu makanan yang disajikan,ketrampilan juru masak, harga makanan dan minuman yang relatife murah skor rata-rata bernilai 2,889 pada IFE. Faktor eksternal  Warkos di Salatiga diperoleh peluang perijinan kepada RT/RW dan ancamannya pesaing usaha warung, harga bahan baku, UMR dan tingkat upah 3,278 pada matriks IFE.

Downloads

Download data is not yet available.

References

David, Fred. R. 2011. Manajemen Strategi: Konsep. edisi 11. Jakarta. Selemba Empat.

Kotler, Philip., dan Gary Amstrong. 2001. Prinsip-prinsip Pemasaran. edisi 12, Jilid 1. Jakarta. Erlangga

Miles, Matthew B., dan A. Michael Huberman. 2009. Analisis Data Kualitatif. Buku Sumber Tentang Metoda Baru. Jakarta: Penerbit UI-Press.

Margono. 2007. Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta : Rineka Cipta.

Nazir, Moh..2009. Metode Penelitian. Jakarta: Bogor. Penerbit Ghalia Indonesia

Ridwansyah F. 2008. Strategi Pemasaran Pada Rumah Makan Sate Kiloan EmpukCibinong (Kasus Strategi Pemasarn Pada Perusahaan Baru). [skripsi]. Program Sarjana Ekstensi Manajemen Agribisnis. Fakultas Pertanian. Institut Pertanian Bogor.

Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Bandung. Pernerbit Alfabeta.

Downloads

Published

2023-10-02

How to Cite

Lois Putra Laka, M., & Nuswantara, B. (2023). Strategi Pengembangan Bisnis Warung Makan Warkos di Kota Salatiga . Jurnal Akuntansi Bisnis Dan Ekonomi, 9(2), 3388–3399. https://doi.org/10.33197/jabe.vol9.iss2.2023.1497