PENGARUH SELF ASSESMENT SYSTEM, SURAT TAGIHAN PAJAK DAN RESTITUSI PAJAK PERTAMBAHAN NILAI TERHADAP PENERIMAAN PAJAK PERTAMBAHAN NILAI (PPN) (Studi Kasus Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cibinong Tahun 2014-2016)

  • Saesar Ayu Pratiwi Prodi S1 Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Telkom
  • Elly Suryani Prodi S1 Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Telkom
  • Kurnia Kurnia Prodi S1 Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Telkom
Keywords: Sistem Penilaian Mandiri, STP, Restitusi PPN, Pendapatan Pajak Pertambahan Nilai

Abstract

This study aims to examine the influence of Self Assessment System, Tax Refining Letter, and VAT Refund of Value Added Tax at Primary Tax Office Cibinong during 2014-2016. The data used in this research is the type of secondary data year 2014-2016. The population in this study is the data of all types of taxes at the Tax Office Pratama Cibinong. The sample selection technique used is purposive sampling. Data analysis method in this research is multiple linear regression analysis using SPSS version 23. Based on the results of the study, simultaneously Self Assessment System, Tax Refining Letters, and VAT Restitution have a significant effect on VAT revenue. While partially, Self Assessment System has a positive and significant effect on VAT revenue, Tax Refining Letters has no significant effect on VAT revenue, and VAT refund has a negative and significant effect on VAT revenue

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adinda Ade, (2017). Ini penyebab PPN 2016 Terkontraksi. [Online]. www.nasional.kontan.co.id/news/ini-penyebab-ppn-2016-terkontraksi. [4 Januari 2017].

Anwar Sanusi, (2010). Metode Penelitian Bisnis, Salemba Empat, Jakarta.

Basuki, Agus Tri and Prawoto, Nano. (2016). Analisis Regresi Dalam Penelitian Ekonomi & Bisnis : Dilengkapi Aplikasi SPSS & EVIEWS. Depok : PT Rajagrafindo Persada.

B.Ilyas, Wirawan dan Richard Burton. (2010). Hukum Pajak. Jakarta: Salemba Empat.

Djuanda, Gustian dan Irwansyah Lubis. (2011).Pelaporan Pajak Pertambahan Nilai. Edisi Revisi. Elex Media Komputindo. Jakarta..

Egidijus Bikas dan Emili Andrukaite, 2013. Factors Affecting Value Added Tax Revenue.

Hizkia Mulki, (2015). Pengaruh Restitusi PPN dan Ektensifikasi Pajak Terhadap Penerimaan Pajak (Studi Kasus Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Sumedang Periode 2011-2015). Skripsi, Universitas Komputer Indonesia.

Ida Ayu Ivon Trisnayanti dan Ketut Jati, (2015). Pengaruh Self Assesment System, Pemeriksaan Pajak, pada Penerimaaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Jurnal Akuntansi ISSN:2302-8556.

Mardiasmo. (2016). Perpajakan. Edisi Revisi 2016, Yogyakarta: Andi.

Melisa LD Sadiq, Srikandi Kumadj, dan Achmad Husaini, (2015). Pengaruh Self Assesment System terhadap Penerimaan Pajak Pertambahan Nilai (Studi pada KPP Pratama Singosari Malang). Jurnal Perpajakan Vol. 7 No. 1.

Oji Sareoji, (2017). Menakar Kadar Kepatuhan Wajib Pajak. [Online] www.pajak.go.id/content/article/menakar-kadar-kepatuhan-wajib-pajak. [1 Maret 2017].

Resmi, siti . (2017. Perpajakan Teori dan Kasus. Buku 1 Edisi Sepuluh. Jakarta. Salemba Empat.

Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2009 tentang Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah.

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta

Sujarweni, Wiratna. 2015. SPSS Untuk Penelitian. Yogyakarta : Pustaka Baru Press.

Titian Vegirawati, (2011). Pengaruh Penerbitan Surat Tagihan Pajak dengan Penerimaan Pajak pada KPP Pratama Ilir Timur Palembang. Jurnal Ekonomi dan Akuntansi Vol. 1 No, 3.

Waluyo .(2011). Perpajakan Indonesia. Jakarta : Salemba Empat.

Published
2018-09-24