Optimasi Safety Stock dan Reorder Point untuk Mengurangi Stockout Produk Jadi di PT XYZ

Penulis

  • Gina Islamaya Ariyanti Universitas Widyatama
  • Sabiqul Choir Rizky Ramadhan Universitas Widyatama
  • Verani Hartati Universitas Widyatama

DOI:

https://doi.org/10.33197/jlscc.v4i1.3003

Kata Kunci:

Klasifikasi ABC, Persediaan, Safety Stock, Stockout, Reorder Point

Abstrak

Persediaan merupakan komponen penting dalam operasional perusahaan yang memerlukan pengelolaan efektif untuk menjamin ketersediaan produk. PT XYZ, sebagai perusahaan retail lokal di bidang konveksi, mengalami permasalahan kekurangan stok (stockout) pada produk jadi, khususnya kategori t-shirt. Selama periode empat bulan, tingkat stockout mencapai 8,12% dari total pesanan, menyebabkan penurunan kualitas layanan dan kehilangan potensi penjualan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat safety stock dan reorder point yang optimal guna meminimalkan risiko stockout. Metode klasifikasi ABC digunakan untuk mengelompokkan item berdasarkan nilai kontribusi penjualan. Hasil klasifikasi menunjukkan tujuh item dalam kelas A (80%), tiga item dalam kelas B (15%), dan satu item dalam kelas C (5%). Perhitungan safety stock pada kelas A menghasilkan nilai tertinggi sebesar enam unit untuk item Crea*es L. Sementara itu, nilai reorder point tertinggi adalah 48 unit untuk item yang sama. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar pengambilan keputusan dalam pengelolaan persediaan produk jadi secara lebih tepat dan efisien.

Referensi

Ahmad, Andres, Lestari, M., Teja, S., & Suvalen. (2021). Minimasi Pemborosan dengan Metode Lean Six Sigma pada Proses Produksi di PT AB. Prosiding Seri Seminar Nasional (SERINA). Jakarta: Universitas Tarumanegara.

Besterfield, D. (2009). Quality Control. Pearson Prentice Hall.

Brue, G. (2002). Six Sigma for Managers. Canary.

Gaspersz, V. (2001). Total Quality Management. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Gaspersz, V. (2007). Lean Six Sigma. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Gaspersz, V. (2011). Total Quality Management: untuk Praktisi Bisnis dan Industri. Jakarta: Penerbit Swadaya.

Gianfranco, J., Kurnia, R., Oktaviani, R., Shafira, W. A., Lukitasari, K., & Hartati, V. (2022). Reagent Safety Stock Analysis (A Case Study of Pharmaceutical Company in Bandung, Indonesia). Central Asia and The Caucasus, 23(1), 3085-3097.

Kusmayadi, B., & Vikaliana, R. (2021). Pendekatan Konsep Lean untuk Mengurangi Waste Transportasi dengan Optimasi Truk (Studi Kasus di Perusahaan Distributor PT XYZ). Jurnal Manajemen Logistik, 20-28.

Pande, P., Neuman, R., & Cavanagh, R. (2021). The Six Sigma Way (Bagaimana GE, Motorola, dan Perusahaan Terkenal Lainnya Mengasah Kinerja Mereka). Andi Publisher.

Sony, S. (2023). Literature Review: Penerapan Lean Six Sigma pada Manufaktur Industri. Prosiding SAINTEK: Sains dan Teknologi, (p. 406).

Suharjo, & Susanto, S. (2018). Pengurangan Pemborosan pada Proses Produksi dengan Menggunakan WRM, WAQ dan Valsat pada Sistem Lean Manufaktur (Studi Kasus pada Produksi Setrika Listrik). Teknobiz: Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin, 61-68.

Widiwati, I. T., Liman, S. D., & Nurprihatin, F. (2024). The Implementation of Lean Six Sigma Approach to Minimize Waste at a Food Manufacturing Industry. Journal of Engineering Research.

Diterbitkan

2025-08-13

Cara Mengutip

Ariyanti, G. I., Ramadhan, S. C. R., & Hartati, V. (2025). Optimasi Safety Stock dan Reorder Point untuk Mengurangi Stockout Produk Jadi di PT XYZ. Jurnal Logic: Logistics & Supply Chain Center, 4(1), 12–19. https://doi.org/10.33197/jlscc.v4i1.3003

Artikel Serupa

1 2 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.