Perancangan Komunikasi Visual Kampanye Sosial Dampak Penggunaan Skincare Mengandung Merkuri terhadap Kesehatan Kulit bagi Remaja Perempuan di Kota Palembang

Authors

  • Siti Nurhaliza Universitas Indo Global Mandiri
  • Mukhsin Patriansah Universitas Indo Global Mandiri
  • Bobby Halim Universitas Indo Global Mandiri

DOI:

https://doi.org/10.33197/visualideas.vol6.iss2.2026.3790

Keywords:

Desain Komunikasi Visual, Kampanye Sosial, Komunikasi Persuasif, Merkuri, Remaja Perempuan

Abstract

Peredaran produk perawatan kulit ilegal yang mengandung merkuri masih menjadi persoalan kesehatan yang mengancam remaja perempuan di Kota Palembang. Data Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mencatat Palembang termasuk dalam lima kota dengan nilai sitaan kosmetik ilegal terbesar secara nasional pada awal tahun 2025. Persoalan ini diperparah oleh rendahnya literasi remaja mengenai keamanan produk perawatan kulit serta derasnya arus tren kecantikan di media sosial yang mendorong penggunaan skincare tanpa mempertimbangkan dampaknya bagi kesehatan kulit. Penelitian perancangan ini bertujuan menghasilkan kampanye sosial berbasis komunikasi visual mengenai dampak penggunaan skincare bermerkuri terhadap kesehatan kulit remaja perempuan usia 12-18 tahun di Kota Palembang. Metode yang digunakan adalah Design Thinking dengan lima tahapan, yaitu Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test, yang didukung teori Desain Komunikasi Visual, kampanye sosial, komunikasi persuasif, estetika Djelantik, dan semiotika Peirce. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan apoteker dan dokter spesialis kulit, observasi lapangan, penyebaran kuesioner kepada 139 responden remaja perempuan, serta studi literatur. Hasil analisis data menunjukkan kesenjangan literasi yang signifikan, antara lain 54,7% responden masih meyakini skincare yang baik mampu memutihkan kulit dalam waktu kurang dari satu minggu, sementara hanya 42% responden yang terbiasa memeriksa nomor izin edar BPOM sebelum membeli produk. Berdasarkan temuan tersebut, dirancang kampanye "Waspada Merkuri" dengan gagasan besar (big idea) epidermis sebagai representasi lapisan kulit yang pertama kali terdampak oleh merkuri, diwujudkan melalui media utama Skin Scan Station yang bersifat interaktif, dilengkapi Pre-Media dan Follow-up Media pendukung. Perancangan ini diharapkan meningkatkan kesadaran remaja perempuan mengenai risiko skincare bermerkuri serta mendorong perilaku yang lebih kritis dalam memilih produk perawatan kulit yang aman.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Andrini, N. (2023). Karakteristik dan perawatan kulit untuk orang Asia. Pandu Husada, 4(3), 22-31. https://doi.org/10.30596/ph.v4i3.16621

Anggraeni, F., & Sukmaraga, A. A. (2021). Perancangan buku ilustrasi interaktif untuk dasar perawatan kulit wajah bagi remaja dan dewasa usia 17-25 tahun. Prosiding Seminar Nasional Desain Komunikasi Visual, 26-36.

Anisah, H. U., Ningsih, S. R., Faradhiga, A. A., dkk. (2023). Desain komunikasi visual: Teori dan praktik. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Aresil, A., Lestaluhu, R., & Naim, S. (2024). Perlindungan hukum bagi pembeli terhadap peredaran kosmetik ilegal di pasaran. Judge: Jurnal Hukum, 5(2), 141-151. https://doi.org/10.54209/judge.v5i02.673

Atiqah, S. T., Zubair, A. G. H., & Thalib, T. (2025). Efek perbandingan sosial terhadap ketidakpuasan tubuh di kalangan remaja perempuan pengguna Instagram. Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial, 3(2), 1-12. https://doi.org/10.54066/jupendis.v3i2.2966

Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. (2019). Peraturan BPOM No. 23 Tahun 2019 tentang Persyaratan Teknis Kosmetika. BPOM RI.

Carlgren, L., Rauth, I., and Elmquist, M. (2016) Framing Design Thinking: The Concept in Idea and Enactment. Creativity and Innovation Management, 25: 38–57. doi: 10.1111/caim.12153.

Djelantik, A. A. M. (1999). Estetika: Sebuah pengantar. Masyarakat Seni Pertunjukan Indonesia.

Hayya, N. I., Costa Rica El Chidtian, A. S., & Widyasari. (2024). Perancangan desain karakter kampanye edukasi "Let's Gloow" untuk wanita usia 17-25 tahun. INNOVATIVE: Journal of Social Science Research, 4(2), 1084-1099.

Hendropriono, A., & Putra, B. A. D. (2022). Perancangan visual kampanye "Makin Pede" mengenai upaya menjaga skin barrier untuk remaja oleh Svetlyne.co. BHAGIRUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual, 2(2). https://doi.org/10.51902/bhagirupa.v2i2.234

Hovland, C. I., Janis, I. L., & Kelley, H. H. (1953). Communication and persuasion: Psychological studies of opinion change. Yale University Press.

Khairunnisa, R., Yulia, E., & Atmanto, D. (2025). Pengaruh pengetahuan kesehatan kulit wajah terhadap perilaku pemakaian facial wash pada remaja putri di SMP Negeri 138 Jakarta. Innovative: Journal of Social Science Research, 5(4), 5564-5577.

Kusaini, U. N., Wulandari, L., Guk Guk, R. R., dkk. (2024). Perilaku Fear Of Missing Out (FOMO) pada mahasiswa pengguna TikTok. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(3), 5104-5114.

Malau, H. B. A., & Asriwandari, H. (2025). Perilaku konsumtif dalam menggunakan produk skincare pelajar jurusan kecantikan SMK Negeri 3 Pekanbaru. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 11(10.C), 175-189.

Mudjiyanto, B., & Nur, E. (2013). Semiotika dalam metode penelitian komunikasi. Pekommas: Jurnal Penelitian Komunikasi, Informatika dan Media Massa, 16(1), 73-82. https://doi.org/10.30818/jpkm.2013.1160108

Nisa, K., & Erawati, M. (2025). Tingkat curiosity (kepo) respon masyarakat terhadap tren viral di media sosial. Wacana Psikokultural: Jurnal Ilmiah Psikologi, 2(2). https://doi.org/10.24246/jwp.v2i2.17130

On Cam Everynight (Tribunnews). (2024). Cerita di balik perjuangan Nur Sha dapatkan kulit sehat seusai "gosong" akibat krim merkuri [Video]. YouTube.

Palpos.id. (2024, Februari). BBPOM Palembang temukan tujuh klinik kecantikan jual kosmetik tanpa izin edar. Palpos.id.

Pfau, M., & Parrot, R. (1993). Persuasive communication campaigns. Allyn and Bacon.

Razzouk, R., & Shute, V. (2012). Apa Itu Pemikiran Desain dan Mengapa Penting? Tinjauan Penelitian Pendidikan, 82 (3), 330-348. https://doi.org/10.3102/0034654312457429

Rogers, E. M., & Storey, J. D. (1987). Communication campaigns. Dalam C. R. Berger & S. H. Chaffee (Eds.), Handbook of communication science (hlm. 817-846). Sage.

Sephia, P., Farpina, E., & Yusran, D. I. (2023). Gambaran kadar merkuri (Hg) pada night cream yang dijual di pasar Kecamatan Samarinda Seberang. Sains Medisina, 2(1), 1-5.

Situmorang, R. (2024). Media digital dan pembentukan standar identitas visual kecantikan. Jurnal Komunikasi dan Media, 8(1), 20-30.

Stanborough, R. J. (2025, 29 Juli). Skin barrier function and how to repair and care for it. Healthline Media. https://www.healthline.com/health/skin-barrier

Tortora, G. J., & Derrickson, B. (2017). Principles of anatomy and physiology (15th ed.). John Wiley & Sons.

Trisnawati, I., dkk. (2017). Analisis kandungan merkuri pada krim pemutih wajah. Jurnal Kesehatan, 5(1), 33-40.

Venus, A. (2018). Manajemen kampanye: Panduan teoretis dan praktis dalam mengefektifkan kampanye komunikasi publik (Edisi Revisi). Simbiosa Rekatama Media.

Yuliandini, A., Qomarats, I., & Prakarti, V. D. (2025). Perancangan media informasi mengenai pemilihan skincare halal yang sesuai dengan jenis kulit remaja. Jurnal Penelitian Nusantara, 1(9), 8-15. https://doi.org/10.59435/menulis.v1i10.652

ZAP Beauty Index. (2024). ZAP Beauty Index 2024: Tren kecantikan wanita Indonesia. ZAP Clinic.

Downloads

Published

2026-08-30

How to Cite

Nurhaliza, S., Patriansah, M., & Halim, B. (2026). Perancangan Komunikasi Visual Kampanye Sosial Dampak Penggunaan Skincare Mengandung Merkuri terhadap Kesehatan Kulit bagi Remaja Perempuan di Kota Palembang . Jurnal Visual Ideas, 6(2), 146–160. https://doi.org/10.33197/visualideas.vol6.iss2.2026.3790