INOVASI DIGITALISASI K3 DENGAN BIM 8D

Penulis

  • Kartika Hapsari Politeknik Negeri Jakarta
  • Ariya Fawwas Hawari Politeknik Negeri Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.33197/jitter.vol12.iss2.2026.3032

Kata Kunci:

Autodesk Naviswork; Autodesk Revit; Building Information Modeling; Pengendalian Risiko

Abstrak

Penggunaan Building Information Modeling (BIM) telah terbukti sangat membantu penyedia jasa konstruksi dalam perencanaan dan pelaksanaan proyek, termasuk dalam pengendalian risiko Kesehatan dan Keselamatan Konstruksi (K3). Namun, adopsi teknologi BIM untuk K3 masih belum merata di seluruh perusahaan konstruksi, seperti yang terlihat pada Proyek Masjid Raya BSD. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pengendalian risiko K3 menggunakan BIM 4D pada Proyek Masjid Raya BSD, serta mengidentifikasi kelebihan dan kekurangannya. Keterbaruan penelitian ini terletak pada inovasi pengembangan monitoring K3 di lapangan dengan integrasi visualisasi BIM, serta analisis mendalam terhadap persepsi tenaga ahli dan pekerja terkait efektivitas model BIM untuk K3. Metode penelitian melibatkan pembuatan model BIM 4D, inovasi pengendalian risiko K3 berbasis BIM, dan evaluasi melalui wawancara serta kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model yang dikembangkan sangat efektif dalam identifikasi bahaya, visualisasi risiko, perencanaan pengendalian yang akurat, penataan material, dan monitoring K3 di lapangan. Meskipun demikian, terdapat kekurangan pada fitur spesifikasi alat K3 yang belum optimal dan memerlukan pengembangan lebih lanjut, serta masih banyak pekerja yang belum sepenuhnya memahami pemodelan BIM.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-19

Cara Mengutip

[1]
K. Hapsari dan A. Fawwas Hawari, “INOVASI DIGITALISASI K3 DENGAN BIM 8D”, JITTER, vol. 12, no. 2, Apr 2026.

Terbitan

Bagian

Articles