ANALISIS PENGUKURAN TINGKAT FATIGUE PADA PEKERJA TOWER CRANE (STUDI KASUS : PROYEK BDX DATA CENTER CGK3A

Penulis

  • Kartika Hapsari Politeknik Negeri Jakarta
  • Kristin Febriyanti Zebua Politeknik Negeri Jakarta
  • Jonathan Saputra Politeknik Negeri Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.33197/jitter.vol12.iss1.2025.2813

Kata Kunci:

Kelelahan kerja, pengukuran fatigue, keselamatan kerja, aplikasi mobile, operator tower crane

Abstrak

Kelelahan atau fatigue merupakan salah satu faktor utama yang dapat menurunkan kinerja dan dapat menyebabkan terjadinya risiko kecelakaan kerja, terutama pada operator tower crane yang bertanggung jawab atas pengoperasian alat berat di lingkungan konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan efektivitas pengukuran fatigue menggunakan aplikasi mobile dan berbasis manual. Serta untuk mengetahui apakah fitur yang telah disediakan pada aplikasi mobile sudah memenuhi kebutuhan pekerja atau belum. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, penyebaran kuesioner, wawancara, serta pengujian efektivitas melalui studi lapangan pada operator tower crane di proyek konstruksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi mobile lebih efektif dalam melakukan pengukuran fatigue dan efisiensi dalam pemantauan kelelahan dibandingkan pengukuran fatigue manual, serta memungkinkan deteksi dini potensi kelelahan yang membahayakan. Dengan demikian, aplikasi mobile ini dapat menjadi solusi inovatif dalam mendukung keselamatan kerja dan manajemen risiko di industri konstruksi. Namun perlu ada penambahan fitur pengukuran fatigue, seperti faktor kondisi perjalanan dan faktor kondisi lingkungan kerja.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-31

Cara Mengutip

[1]
K. Hapsari, Kristin Febriyanti Zebua, dan Jonathan Saputra, “ANALISIS PENGUKURAN TINGKAT FATIGUE PADA PEKERJA TOWER CRANE (STUDI KASUS : PROYEK BDX DATA CENTER CGK3A”, JITTER, vol. 12, no. 1, Des 2025.

Terbitan

Bagian

Articles