ANALISIS KINERJA KEUANGAN PT. BANK MANDIRI Tbk PERIODE TAHUN 2021-2025

Penulis

  • Fahmi Asshidiqi Universitas Terbuka
  • ssululing Sululing Universitas Muhammadiyah Luwuk

DOI:

https://doi.org/10.33197/bes.vol6.iss1.2026.3586

Kata Kunci:

Kinerja Keuangan, Rasio Keuangan, Likuiditas, Profitabilitas, Bank Mandiri

Abstrak

Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja keuangan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk periode 2021–2025 berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, profitabilitas, dan kualitas aset serta membandingkannya dengan standar kesehatan bank yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif berdasarkan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan resmi PT Bank Mandiri (Persero) Tbk periode 2021–2025. Analisis dilakukan menggunakan rasio Loan to Deposit Ratio (LDR), Capital Adequacy Ratio (CAR), Net Interest Margin (NIM), Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), dan Non-Performing Loan (NPL), kemudian dibandingkan dengan ketentuan kesehatan perbankan yang berlaku di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bank Mandiri memiliki tingkat likuiditas yang berada pada kategori sehat hingga cukup sehat dengan nilai LDR sebesar 77,61%–98,04%. Rasio solvabilitas yang diukur melalui CAR berada pada kisaran 19,36%–21,48% dan menunjukkan kondisi permodalan yang sangat kuat. Profitabilitas perusahaan juga tergolong sangat baik dengan ROA sebesar 2,53%–4,03%, ROE sebesar 16,24%–27,31%, dan NIM sebesar 4,59%–5,25%. Selain itu, kualitas aset menunjukkan perbaikan yang konsisten dengan penurunan NPL Gross dari 2,81% menjadi 0,96%. Temuan ini mengindikasikan bahwa Bank Mandiri mampu menjaga kesehatan keuangan secara berkelanjutan meskipun terdapat kecenderungan penurunan profitabilitas pada dua tahun terakhir. Kebaruan penelitian terletak pada penggunaan data terbaru hingga tahun 2025 dan analisis komprehensif yang mengintegrasikan empat aspek utama kesehatan perbankan berdasarkan standar OJK.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Arinta, Y. N. (2016). Analisis Perbandingan Kinerja Keuangan antara Kasus pada Bank Syariah Mandiri dan Bank. Journal of Islamic Economic and Banking, 7(1), 119–140.

Astrini, Km.Suli., Suwendra, I Wayan.,& Suwarna, I. K. (2018). Pengaruh CAR, LDR, dan Bank Size Terhadap NPL pada Lembaga Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Bisma, 4(1), 34–41.

Awalin, H., Devi, N., & Aisyah, E. N. (2025). Analisis Rasio Keuangan: Return on Assets Ratio (ROA), Return On Equity Ratio ( ROE ) dan Net Interest Margin ( NIM ) Pada Bank Mestika Periode 2019-2023. Maliki Interdisciplinary Journal (MIJ), 3(1), 476–486.

Bank Mandiri.co. (2025). Annual Report PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Fiscal Year 2021-2025.

Fitri, Dian., & Giyartiningrum, E. (2024). ANALISIS RASIO KEUANGAN UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PADA PT. BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk. Competency Of Business, 8(1), 53–68.

Hariyanto, M. D. & M. (2025). Analysis of the Effect of Financial Ratios on Return on Assets (ROA) in Banking Companies in 2020-2024. Journal of Economic, Business., & Accounting, 8(4), 1794–1806.

Kasmir. (2019). Analisis Laporan Keuangan (Revisi, Cetak). Rajawali Pers.

Kuncoro, A. M., Jauhari, Ahmad., & Widodo, E. (2022). Analisis Non Performing Loan , Loan to Deposit Ratio, dan Return on Assets sebagai Alat menilai Tingkat Kesehatan. Cendekia Keuangan, 1(2), 93–100.

Marisya, F. (2021). Analisis Kinerja Keuangan Perbankan di Indonesia dan Malaysia. Integritas Jurnal Manajemen Profesional (IJMPro), 2(1), 155–176.

Munadi, Meryho M., Saerang, Ivonne S & Mandagi, Y. (2017). ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN PADA BANK RAKYAT INDONESIA. Jurnal EMBA, 5(2), 656–665.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (2024). Statistik Perbankan Indonessia. Otoritas Jasa Keuangan, 22(12), 1–146.

Pramayuda, Agung & Subrana, S. N. (2025). Menilai Kualitas Kredit Dengan Menggunakan Rasio Non-Performing Loan ( Npl ). In Search-Informatic, Science, Entrepreneur, Applied Art, Research, Humanism, 22(01), 67–71.

Rahman, A., Siregar, Nurhayati., & Mildayani. (2022). PENGARUH RASIO KEUANGAN TERHADAP RETURN ON ASSETS PADA PERBANKAN (Studi Pada Bank Umum yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2016-2020 ). Ekonomi Bisnis, 21(1), 20–29.

Ross, S. A. (1977). The Determination of Financial Structure: The Incentive-Signalling Approach. Bell Journal of Economics, 8, 23–40.

Siagian, Sabaruddin., Lidwan, Nanang., Ridwan, Wayan, Taruna, Helmy Ivan., & Roni, F. (2021). PENGARUH BOPO, LDR DAN NIM PERBANKAN TERHADAP ROA DI INDUSTRI PERBANKAN INDONESIA. AKRAB JUARA, 6(4), 151–171.

Silvero, Paradito & Adi, S. W. (2025). FINANCIAL PERFORMANCE KEUANGAN PERBANKAN. Journal of Economic, Business and Accounting, 8(4), 2597–5234.

Spence, M. (1973). Job Market Signaling. Quarterly Journal of Economics, 87, 355–374.

Sumantri, F., & Apriliani, D. (2018). Analisis perbandingan kinerja keuangan PT Bank Mandiri Tbk dengan PT Bank Rakyat. MONETER, 5(2), 149–156.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-25

Cara Mengutip

Asshidiqi, F., & Sululing, ssululing. (2026). ANALISIS KINERJA KEUANGAN PT. BANK MANDIRI Tbk PERIODE TAHUN 2021-2025. Jurnal Bisnis, Ekonomi, Dan Sains, 6(1), 17–30. https://doi.org/10.33197/bes.vol6.iss1.2026.3586