ANALISIS FAKTOR KEPERCAYAAN TERHADAP TEKNOLOGI PADA KEINGINAN MASYARAKAT DALAM MENGADOPSI E-VOTING

  • Anik Hanifatul Azizah Universitas Telkom
Keywords: Trustworthiness, Intention to Use, Security, Validity, Reliability.

Abstract

[Id]

Berkembangnya penggunaan mesin e-voting dan meningkatnya penerapan pemilu dalam jaringan (daring) mengindikasikan bahwa masyarakat percaya akan performansi teknologi informasi dalam meningkatkan proses pemilu. Kesuksesan implementasi teknologi informasi mutlak dibutuhkan, Sebagai dukungan kesuksesan tersebut diperlukan analisis yang mendalam. Sebelum mengimplementasikan teknologi e-voting, pemerintah perlu mengetahui tingkat kesediaan (willingness) masyarakat untuk menggunakan teknologi baru. Tingkatan tertentu bahwa ekspektasi seseorang dapat terpenuhi dengan baik adalah definisi dari kepercayaan (trust). Kepercayaan masyarakat teridentifikasi sebagai faktor utama untuk mempengaruhi niat/ kemauan masyarakat menggunakan sebuah teknologi. Penelitian ini menganalisis pengaruh dari faktor kepercayaan terhadap niat untuk menggunakan e-voting. Penelitian ini mengusulkan sebuah model yang menggambarkan niat masyarakat untuk menggunakan e-voting (Intention to use) dengan mengidentifikasi kepercayaan masyarakat terhadap teknologi (trust of technology). Trust dibagi menjadi beberapa faktor yang lebih spesifik. Kuisioner kertas disebarkan kepada 370 masyarakat negara Indonesia dan 346 di antaranya valid. Kuisioner disebarkan secara langsung oleh surveyor kepada masyarakat yang telah memiliki hak pilih dan disebar secara merata kepada golongan umur yang bervariasi, serta tingkat Pendidikan maupun profesi yang beragam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi Trust of Technology (TOT) dapat meningkatkan niat masyarakat untuk menggunakan e-voting (Intention to Use E-voting - ITU). Ditemukan juga beberapa faktor dapat mempengaruhi pengaruh positif terhadap kepercayaan masyarakat terhadap teknologi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemerintah diharapkan untuk memperhatikan fakto-faktor yang mempengaruhi kepercayaan masyarakat yang berujung niat dan kemauan masyarakat untuk menggunakan e-voting sebelum menerapkan e-voting tersebut.

Kata Kunci: Kepercayaan, Keinginan, Keamanan, Validitas, Pemilu.

[En]

Increasing adoption of the electronic voting machine and rising pilot testing of internet voting suggests people believe that ICT can improve the electoral process. Since every new technology adoption needs to achieve successful implementation, deeper analysis on several sides was needed to support it. Before implementing a particular e-voting technology, the government needs to know the level of citizen willingness to adopt those new technologies. The expectancy that promise of an individual or group can be relied upon is defined as trust. The citizen trust can be identified by certain factors that lead to intention to use actual system. This study analyzes the impact of trustworthiness on citizen intention to use e-voting system in a developing country. The research proposes a model of e-voting adoption intention by investigating citizen trustworthiness from trust of technology (TOT). The trust was expanded to more specific unique factors. Offline questionnaires were spreaded to 370 respondents and 346 of them were valid. Questionnaires were distributed directly by surveyors to people who have the right to vote and distributed equally for a wide range of ages, as well as varying levels of education and professions. The results indicate that higher TOT increase citizen intention to use e-voting, and also several key determinants have positive influence on the citizen trust. This result suggested that government should first comply with several factors in citizen trustworthiness before conducting an e-voting system.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2018-04-30
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)